KEEROM, CAKAPNEWS.com- Kisah perjuangan 7 mahasiswa asal tapal batas RI-PNG di Kabupaten Keerom, Papua yang lulus dan diwisudakan dari Jurusan Teknologi Bank Darah Politeknik Akbara, Surakarta, Solo, Provinsi Jawa Tengah.
Ketujuh mahasiswa ini berhasil menuntaskan studinya di Program D-III Teknologi Bank Darah Politeknik Akbara berkat kerja sama dan komitmen yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Keerom.
Adapun identitas mahasiswa yang diwisuda dari Jurusan Teknologi Bank Dari Politeknik Akbara adalah sebagi berikut:
- Syalomita Putri Tamboto
- Helena Boryam
- Emerikus Numbun
- Paskalius Kristian Ibe
- Yosefa Mariana Wenege Beteop
- Emerson Wambea
- Rosalia Hubi
Paskalius Kristian Ibe, salah satu mahasiswa yang diwisudakan dari Jurusan Teknologi Bank Darah mengatakan, ia bersama rekan-rekannya yang telah diwisuda akan kembali untuk mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Keerom.
Gelar Jurusan Bank Darah yang diraih ole Paskalius dan rekan-rekannya ini merupakan salah satu jurusan yang cukup sulit. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk mengaplikasinya, guna membantu masyarakat, terkait dengan ketersediaan darah di Kabupaten Keerom.
“Saya bersama 6 orag rekan-rekan yang sudah lulus dan wisuda ini akan kembali ke Keerom untuk mengabdi dan melayani masyarakat di bidang Teknologi Bank Darah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Cakapnews.com, Minggu (26/10/2025)
Paskalius mengatakan bahwa ia bersama 6 orang mahasiswa asal Kabupaten Keerom mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Jurusan Teknologi Bank Darah dengan beasiswa dari Pemda Kabupaten Keerom.
“Kami sanga bersyukur ada program studi dari Pemda Kabupaten Keerom melalui Bupati Keerom, Piter Gusbager yang begitu perhatian terhadap dunia pendidikan,” katanya.
Tanggapan Bupati Keerom
Bupati Keerom, Piter Gusbager mengapresiasi 7 orang mahasiswa tapal batas dari Kabupaten Keerom yang dinyatakan lulus dari Teknologi Bank Darah Politeknik Akbara Surakarta.
Menurut Bupati Piter, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan pihak Politeknik Akbara, agar para mahasiswa dari Kabupaten Keerom bisa melanjutkan pendidikan di bidang Teknologi Bank Darah.
“Ketujuh yang telah lulus dan diwisuda ini akan kembali dan kita rekrut sebagai tenaga profesional pada Unit Transfusi Darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kwaingga, Kabupaten Keerom,” jelasnya.
Bupati Piter menyampaikan slamat dan succes untuk ketujuh sarjana yang sudah diluluskan. Semoga ilmu pengetahuan yang didapatkan selama tiga tahun ini dapat diabadikan dalam bidang transfusi darah di Kabupaten Keerom.
“Ini komitmen kami membangun SDM di Kabupaten Keerom. Tahun 2025 ini Pemda Keerom telah mengirim 17 mahasiswa baru yang melanjutkan pendidikan D4 Manajemen Penanggulangan Bencana dan D 4 Bisnis Digital di Politeknik Akbara,” ujar bupati dua periode itu.
“Kami juga bekerja sama dengan universitas lainnya dalam rangka peningkatan SDM di tapal batas Kabupaten Keerom, yakni Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Papua, Universitas Cenderawasih, dan beberapa universitas lain di tanah Papua,” tutupnya. (Rilis/Redaksi CN)

Komentar